Jumat, 24 Desember 2010

Kutitip kata di stasiun gambir


sayap melambai terbang hinggap di tiang listrik ocehanpun nyaris merdu namun tak kuasa tertelan deru ombak jakarta langkah kian rame bersemangat cari kepastian menunggu waktu di pojok gambir atas trotoar  tukang ojek telah menyelesaikan tugasnya, memebaca koran berita markus yang rampung dalam mimpi spontan menyapa mengucap salam pada perempuan yang masih bau anyir jadi konsumen kali ini

segelas kopi temani satpam mengoreksi wajahwajah asing  tueeeet... klakson menggema mengabarkan bahwa kereta telah tiba di atas punggung kereta saudaraku asik saja menikmati perjalanan menuju ruang harapan dengan tak ingat lagi nyawa jadi jaminan

tukang asong jinjing tersenyum dua gelas plastik susu laku penunggu angkot halte gayuh sepeda perempuan setengah baya berkerudung asik boncengkan anak usia subur blajar mentari muncul dari balik Ganas merias wajah Monas yang konon menjadi titik nol dalam sejarah yang pantas
laju busway tanpa rintang menggugah lamunan...kapan aku bisa turun kereta di stasiun gambir?





                                                                    Jakarta 21 mei 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar